Ini Dia 5 Kucing Raksasa Yang Hidup Di Zaman Prasejarah ( Ngeri Juga Ya Ternyata )

Daftar Isi Konten [Tampilkan]
Keluarga spesies kucing raksasa (felidae) merupakan salah satu predator yang sukses yang mampu bertahan di muka bumi pada zaman prasejarah. Jauh sebelum manusia menjadi pemuncak dari rantai makanan, kucing besar berada di urutan nomor satu sebagai pemangsa. Bisa jadi pada saat itu pasti manusia menjadi salah satu target buruan para kucing raksasa lho guys.

Pada saat ini pun beberapa sepesies kucing kucing besar seperti singa, harimau, jaguar, cheetah dan macan tutul pun masih tetap memberikan ketajutan tersendiri bagi manusia. Namun, taukah kalian semua bahwa kucing besar di masa kini belum seberapa lho bila dibandingkan dengan kucing jaman prasejarah. Gak terbayang deh kalau di tengah jalan tiba-tiba kalian ketemu dengan mereka. Oke, berikut adalah 10 kucing raksasa yang hidup di zaman prasejarah versi yuksini.

1. Smilodon

Salah satu spesies kucing yang terkenal sebagai predator ulung di zaman prasejarah adalah smilodon. Berdasarkan penelitian dari fosil yang ditemukan oleh para peneliti, smilodon mampu tumbuh besar dengan berat maksimal mencapai 500 kilogram dan panjang 2 meter ketika dewasa. Smilodon mungkin merupakan jenis kucing terbesar yang pernah hidup di muka bumi.

kucing besar prasejarah smilodon
ilustrasi kucing besar prasejarah smilodon
Perawakan smilodon agak berbeda dengan kucing besar modern yaitu lebih tebal pada bagian leher. Smilodon tidaklah terlalu gesit namun ia sangatlah kuat. Cakarnya yang panjang memastikan mangsa tidak dapat lepas dari cengkramannya.

Ini ni yang bikin ngeri, panjang gigi taring smilodon bisa mencapai 30 cm yang menjamin mangsanya tidak bisa berkutik bila sudah ia gigit. Predator super ini hidup sekitar 10.000 tahun yang lalu yaitu di jaman prasejarah yang sama dengan manusia purba.

2. Singa Amerika

Hewan yang memiliki nama latin Panthera atrox ini hidup di daerah Amerika Utara dan Amerika Selatan selama zaman pleistosen. Singa amerika diperkirakan hidup 11.000 tahun yang lalu yaitu pada zaman es terakhir . Singa amerika merupakan kucing terbesar di amerika pada zaman es dengan berat badan bisa mencapai 450 kg - 500kg.

Ilustrasi singa amerika
Ilustrasi singa amerika
Banyak ilmuwan dan peneliti yang percaya bahwa singa amerika adalah kerabat dekat dari singa modern. Bahkan beberapa fakta menunjukkan bahwa singa amerika masih satu spesies yang sama dengan singa modern

3. Harimau Pleistosen

Kucing raksasa ini tidaklah terlalu populer di kalangan sejarawan karena memang sisa-sisa fosil yang ditemukan oleh para ilmuwan belumlah dijelaskan secara formal. Beberapa peneliti menyatakan bahwa harimau pleistosen merupakan versi awal dari harimau modern yang hidup saat ini.

ilustrasi harimau pleistosen
ilustrasi harimau pleistosen
Harimau peistosen diperkirakan berevolusi di daerah Asia sekitar 2 juta tahun yang lalu. Pada zaman itu persediaan makanan lebih besar termasuk juga ukuran mangsa dari harimau pleistosen. Lama-kelamaan ukuran hewan mangsa harimau ini semakin menyusut hingga akhirnya harimau pleistosen berevolusi dan semakin mengecil mengikuti dengan ukuran buruannya.

Beberapa fosil yang ditemukan seperti rahang besar dan fosil di berbagai daerah seperti Jawa, Cina dan Rusia menunjukkan apabila pada saat itu harimau pleistosen mampu tumbuh hingga mencapai berat 490 kiloogram.

4. Xenosmilus

Xenosmilus juga merupakan anggota dari kucing raksasa bergigi pedang, akan tetapi ukuranya lebih bendek dan lebih tebal. berbeda dengan smilodon, pada gigi xenosmilus terdapat gferigi yang berfungsi untuk memotong daging. Struktur gigi ini mirip dengan yang terdapat pada hiu atau dinosaurus karnivora.

kerangka xenosmilus
kerangka xenosmilus
Cara berburu xenosmilus juga unik dan bikin ngeri lho guys. Xenosmilus tidak menggigit dan mencekik mangsanya hingga mati sama seperti kucing modern saat ini. Ia akan menggigit bagian tubuh korbannya dan membiarkan mangsanya mati karena kehabisan darah.

Fosil dari xenosmilus ditemukan di daerah Florida bersama dengan fosil hewan yang mirip dengan babi prasejarah. Apabila dilihat dari kerangka yang ditemukan, para peneliti memperkirakan bahwa xenosmilus mampu tumbuh hingga seberat 150-250 kg
.

5. Homotherium

Homotherium juga merupakan kucing bergigi pedang yang fosilnya banyak ditemukan di daerah Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Asia serta Afrika. Homotherium merupakan salah satu kucing yang sukses bertahan hidup di zaman prasejarah. Ia mampu beradaptasi dengan berbagai macam kondisi lingkungan. Bahkan fosilnya juga ditemukan didaerah tundra sub-Arktik yang terkenal super dingin dan bertahan selama 5 juta tahun.

Ilustrasi kucing purba homotherium
Ilustrasi kucing purba homotherium

Apabila dibandingkan dengan kucing modern, sekilas ciri - ciri homotherium mirip dengan heyna. Ia memiliki kaki depan yang sangat panjang dan kaki belakang yang lebih pendek. Homotherium mampu tumbuh hingga mencapai berat 500 kilogram.

Oke guys itu tadi 5 kucing raksasa yang hidup di zaman prasejarah. Kebayang ga sih kalau kita hidup di zaman itu. Pasti ngeri ya, hehe.








Belum ada Komentar untuk "Ini Dia 5 Kucing Raksasa Yang Hidup Di Zaman Prasejarah ( Ngeri Juga Ya Ternyata )"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel