Inilah Cara Mencegah Kekambuhan Radang Sendi Yang Harus Anda Ketahui

Daftar Isi Konten [Tampilkan]
Cara mencegah kekambuhan radang sendi - Semakin hari makin banyak orang yang mengalami radang sendi. Segera melakukan pencegahan dan pengobatan adalah opsi terbaik yang harus anda lakukan apabila menderita penyakit ini, tentu saja agar keadaan tidak semakin bertambah parah. Lantas bagaimana mencegah kekambuhan radang sendi? Silahkan terus anda simak artikel berikut ini.

Cara mengatasi radang sendi kambuh
Cara mengatasi radang sendi kambuh

Apa itu radang sendi

Sebelumnya mari kita bahas terlebih dahulu tentang apa yang dimaksud dengan radang sendi. Dalam bahasa kedokteran radang sendi disebut dengan athritis rematoid. Baik pria maupun wanita bisa terkena penyakit ini karena pada dasarnya radang sendi tidak mengenal kelamin dan usia.

Untuk mendeteksi gangguan penyakit ini sebenarnya tidak terlalu sulit sebab bisa diindikasi dari gejala-gejala yang muncul. Gejala pada tahap awal adalah munculnya nyeri pada ujung jari tangan disertai dengan rasa kaku dan pembengkakan. Gejala ini juga bisa muncul di ujung jari kaki.

Apabila tidak segera mendapat penanganan tepat gejala ini dapat menyebar ke seluruh persendian tubuh. Seluruh tubuh terutama bagian persendian seperi pergelangan tangan, pergelangan kaki, sendi lengan atas, siku, pangkal paha akan merasakan sakit.

Rasa sakit persendian

Para penderita radang sendi biasanya akan merasakan sulit tidur akibat efek sakit berlebihan pada persendian. Tentu saja para penderita akan merasa tersiksa apabila rasa sakit tersebut berlangsung dalam waktu yang lama. Berat badannya bisa menurun dikarenakan berkurangnya nafsu makan, daya tahan tubuh pun akan menurun pula. Dampaknya adalah selain radang sendinya bertambah parah, penderita pun akan lebih rentan terserang penyakit lain pula.

Hingga saat ini penyebab pasti radang sendi belum diketahui. Hanya saja menurut salah satu dokter ahli rematik dr. Bambang, penyakit ini bersifat turun temurun. Apabila ada salah satu orang tua yang menderita radang sendi, ada kemungkinan anak keturunannya juga akan menderita penyakit yang sama. Resikonya tentu akan juah lebih besar apabila kedua orang tuanya sama-sama menderita penyakit ini.

Seseorang yang memiliki riwayat sebagai penderita radang sendi akan mudah mengalami kekambuhan ketika daya imun nya sedang menurun. Oleh karena itu daya tahan tubuhnya harus selalu dijaga setiap saat.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, radang sendi tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Siapa saja baik pria, wanita, dewasa maupun anak-anak dapat terserang penyakit ini. Namun radang sendi lebih sering terjadi pada usia dewasa muda, berkisar antara 20 - 30 tahun, khsusnya wanita. Namun belum diketahui pula mengapa penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita usia muda.

Apabila dilihat dari tingkat keparahannya, ada tingkatan sedang dan berat. Pada tingkat sedang,keluhan yang dialami seperti nyeri, kaku pada ujung jari tangan atau kaki dan disertai dengan pembengkakan akan muncul. Keluhan ini memang dapat hilang dengan sendirinya tanpa perlu dibantu dengan obat, namun tentu saja akan lebih lama.

Sedangkan pada tingkatan berat, pembengkakan yang terjadi akan lebih besar dan ada kemungkinan menyebar ke seluruh persendian tubuh yang lain. Apabuila hal ini terjadi, harus segera diberiu pengobatan agar tidak bertambah fatal. Radang sendi berat harus segera diobati sebab apabila tidak diobati efek yang paling buruk yang mungkin bisa terjadi adalah kecacatan.

Mencegah kekambuhan radang sendi

Radang sendi memang cukup menjadi momok bagi orang Indonesia saat ini. Namun jangan khawatir, kami telah merangkum beberapa hal yang harus anda ketahui yang berhubungan dengan penyakit ini.

Meringankan gejala yang timbul 

Untuk meringankan gejala sakit yang timbul sehingga penderitanya dapat melakukan rutinitas setiap ari, ada beberapa saran yang bisa dilakukan, antara lain adalah :
  • Segeralah berobat ke dokter ahli rematik terdekat. Hal ini sangat penting untuk mengetahui dan menentukan pengobatan yang tepat untuk mengatasi keluahan para penderita radang sendi. Minumlah secara teratur obat yang sudah diberikan, tentu saja harus sesuai dengan keterangan dan petunjuk dokter. Apabila obat sudah habis, segeralah berobat kembali untuk mengecek perkembangan penyakit dan juga mendapatkan obat baru. Jangan pernah minum pbat rematik tanpa resep dokter karena ditakutkan akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
  • Semisal anda mengalami nyeri di bagian pergelangan kaki, jangan paksakan untuk berjalan sendiri apabila anda merasa tidak mampu. Selain anda merasa kesakitan, dikhawatirkan apabila nanti anda akan terjatuh.
  • Saat tubuh sudah sehat sebisa mungkin lakukanlah olah raga secara rutin. Dengan rajin berolahraga, daya tahan fisik akan kuat dan kekebalan tubuh pun akan meningkat. Untuk catatan, jangan berolahraga ketika radang sendi anda sedang kambuh karena gerakan mendadak dan keras dapat menyebabkan radang sendi bertambah parah.
  • Gunakanlah alat bantu bila perlu. Untuk usia lanjut sangat disarankan untuk menggunakan alat bantu tongkat pada sendi yang sakit. Selain itu bisa juga menggunakan sepatu yang ringan dan cocok untuk mengurangi rasa sakit.
  • Pola istirahat yang baik dan cukup juga akan sangat membantu. Dengan cukup istirahat tubuh kita akan terasa lebih bugar. Dalam 24 jam, tidur yang ideal adalah 6 - 8 jam.
  • Meski belum diketahui keterkaitan antara makanan dan penyakit radang sendi, para ahli menduga bahwa ada keterkaitan antara makanan yang dikonsumsi dengan penyakit ini. Untuk itu tidak ada salahnya apabila anda mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Kurangi makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori dan perbanyak buah dan sayuran.

Jangan sembarangan minum obat

Mengatasi penyakit radang sendi dengan cara memberikan obat memang dianjurkan oleh para dokter. Namun yang ptut anda ketahui adalah pada dasarnya fungsi obat bukanlah untuk menyembuhkan, akan tetapi hanya menghilangkan rasa sakit dan bengkak. Karena itu penyakit ini tidak akan bisa hilang total, apabila daya imun tubuh menurun, penyakit ini bisa kambuh sewaktu-waktu.

Selain dengan obat, pasien juga dianjurkan untuk mengikuti fisioterapi dalam jangka waktu tertentu. Dengan fisioterapi, persendian yang kaku akan dilatih bergerak sehingga lama-lama sendi akan lemas dan bisa bergerak normal kembali.

Mengingat proses penyembuhan yang cukup lama, penderita radang sendi sebaiknya melakukan pengobatan secara rutin hingga gejala sakit menghilang. Sebaiknya jalinlah hubungan yang baik dengan dokter rematik anda dan jangan ragu untuk berkonsultasi mengenai penyakit anda.

Sekali lagi kami ingatkan untuk jangan sembarangan dalam meminum obat rematik dikarenakan obat rematik dosisnya tinggi dan sangat keras. Diperlukan pendampingan untuk anggota keluarga yang mungkin usiannya sudah lanjut. Minum jamu dan melakukan pengobatan alternatif secara sembarangna juga sangat tidak dianjurkan. Ditakutkan akan muncul efek samping yang buruk bagi tubuh.

Cukup sekian informasi cara mencegah radang sendi kambuh yang kami bagikan. Apabila dirasa bermanfaat, silahkan share artikel ini untuk membantu banyak penderita radang sendi lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Inilah Cara Mencegah Kekambuhan Radang Sendi Yang Harus Anda Ketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel